Pilih Minum Kopi atau Jamu? Keputusan Ada di Tangan Agan

Menikmati secangkir kopi di pagi hari atau di sore hari atau bahkan di malam hari memang merupakan pengalaman yang sungguh luar biasa menyenangkan. Kopi diyakini banyak orang mampu membangkitkan gairah kerja menjadi lebih semangat (katanya), tapi sayangnya ada sebagian orang justru menjauh dari apa itu yang namanya minum Kopi, alasan mereka yang menghindari minum kopi adalah demi kesehatan. Sebagai penggantinya mereka memilih meminum jamu di pagi hari dan sore hari. Lalu, benarkah Jamu lebih sehat daripada Kopi?

Perihal Kopi, kami sering mendapat anjuran kesehatan atau bahkan bisa dibilang peringatan dari dokter ketika sedang berobat (ketika sakit). Pesan dokter adalah: “Untuk penyembuhan lebih cepat, mohon bapak berhenti dulu minum kopi dan berhenti dulu merokok ya pak!” begitu amanat sang dokter kepada kita. Para dokter jarang melarang misalnya dengan kata-kata: “Tolong bapak berhenti dulu minum jamu ya!”. Rasanya akan langka dan jarang sekali seorang dokter yang melarang minum Jamu Herbal kepada pasien nya ketika berobat, tapi yang di larang itu adalah minum kopi dan merokok, bukan?

Nah, dari kejadian di atas, secara logika saja, orang awam seperti kita bisa mengambil kesimpulan bahwa jika di banding-bandingkan menurut dampak kesehatan untuk tubuh kita, maka minum Jamu Herbal jelas lebih baik daripada minum kopi. Tapi bisa saja dari sebagian orang mungkin punya persepsi yang berbeda dan melihatnya dari sudut pandang berbeda pula sehingga menyangkal hal ini dan memilih minum Kopi sebagai pilihan minuman harian di pagi dan sore bahkan malam hari nya. Tetapi sekali lagi ini hanya suatu pilihan jenis minuman, yang tentunya Anda sendiri yang akan memutuskan.

Menurut hemat kami tentang perkara ini, mungkin kita bisa lebih serius melakukan konsultasi kepada beberapa dokter ahli makanan dan meminta saran dan masukan dan penjelasan dari mereka (dokter) yang memang ahli dalam bidang kesehatan (dalam hal ini makanan). Sehingga kita akan mendapatkan pencerahan yang lebih jelas dan hati kita menjadi terbuka kepada kenyataan kebaikan yang terbaik tentunya (karena terkadang keterangan dokter itu lebih mengena dan lebih mudah diterima oleh banyak orang awam). Bagaimanapun juga masa depan kesehatan kita adalah ada di tangan kita sendiri, dokter sekalipun tidak bisa memaksa-maksa seseorang untuk melakukan A, B dan C, dokter hanya menyarankan saja kepada pasien tentang mana yang semestinya di pilih dan mana yang seharusnya di hindari.

Jadi, jika anda adalah penggemar minum kopi, maka tidak mengapa dan tidak ada salahnya silahkan melanjutkan kegemaran anda tersebut, tetapi sambil mencari informasi tambahan yang lebih banyak lagi tentang manfaat minum jamu. Bisa-bisa setelah kita faham dengan manfaat besar minum Jamu, maka kita akan membiasakan nya juga minum Jamu, bukan?. Kalau saya sendiri tentunya sekarang ini sudah memutuskan untuk memilih Jamu saja, karena kalau saya minum kopi terkadang suka muncul gejala jantung berdebar, entah mengapa terjadi demikian. Tapi yang jelas dengan meninggalkan minum kopi, jantung menjadi berhenti berdebar. Ada sebagian orang mengatakan bahwa katanya itu sih jantung saya saja yang memang sudah lemah atau berpenyakit. Lalu saya menjawabnya, begini: “justru itu, karena jantung saya sudah lemah, maka ketika minum kopi, jantung saya suka berdebar, tapi jika tidak minum kopi, jantung saya baik-baik saja, maka tentulah saya memilih dan memutuskan untuk tidak minum kopi sama sekali sekarang ini, karena itu yang terbaik yang saya rasakan” begitu jawaban saya.

Sehingga, selamat memilih Minum Kopi atau Minum Jamu, atau Minum Kedua-duanya? Keputusan ada di tangan Agan masing-masing tentunya ya.

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*